fbpx
Lompat ke konten
Home » Gen Z Pilih TikTok Sebagai Sumber Informasi, Google Kehilangan Pangsa Pasar

Gen Z Pilih TikTok Sebagai Sumber Informasi, Google Kehilangan Pangsa Pasar

halaman pencarian google

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran tren dalam mencari informasi di kalangan Generasi Z (Gen-Z). Google, yang sebelumnya merupakan raja pencarian informasi, kini mulai ditinggalkan oleh sebagian besar Gen-Z yang lebih memilih mencari informasi melalui platform media sosial, terutama TikTok.

Menurut laporan terbaru dari Pew Research Center yang dikutip oleh Reuters, sekitar setengah dari penduduk dewasa Amerika Serikat telah beralih dari menggunakan Google sebagai sumber utama informasi mereka. Jumlah ini mencakup berbagai topik, mulai dari berita hingga rencana liburan, produk skincare, restoran, tempat nongkrong, dan makanan.

Dari total 8.842 responden yang terlibat dalam survei, sebanyak 67% masih memilih menggunakan website atau aplikasi media berita konvensional untuk mencari informasi. Namun, yang menarik perhatian adalah pertumbuhan signifikan penggunaan media sosial sebagai sumber informasi, dengan TikTok menjadi pilihan utama.

Data menunjukkan bahwa TikTok kini telah menjadi dominan sebagai sumber berita, dengan 43% responden yang mengaku secara rutin mencari informasi melalui platform tersebut. Angka ini mengalami peningkatan dua kali lipat dari survei yang sama pada tahun sebelumnya, yang mencatat bahwa hanya 22% pengguna TikTok yang menggunakan platform tersebut untuk mencari informasi.

Sementara itu, Google masih memiliki basis pengguna yang kuat di kalangan generasi yang lebih tua, seperti baby boomers, Gen X, dan milenial. Namun, survei juga mengungkapkan bahwa 40% dari Gen-Z kini lebih memilih TikTok daripada Google untuk mencari informasi terkait rencana liburan, produk skincare, restoran, tempat nongkrong, dan makanan.

Pergeseran ini tentu menjadi perhatian serius bagi Google, yang telah lama mendominasi pasar pencarian informasi. TikTok, sebagai anak perusahaan ByteDance, terus mengukuhkan posisinya sebagai platform yang relevan bagi Gen-Z, bahkan mengungguli Google dalam beberapa kategori tertentu.

Melihat tren ini, Google tampaknya perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk mempertahankan pangsa pasarnya di kalangan Gen-Z yang semakin beralih ke media sosial, terutama TikTok, sebagai sumber utama informasi mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *