fbpx

5 Browser dengan Kecerdasan Buatan yang Harus Anda Coba

Kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi yang semakin berkembang dan diterapkan di berbagai bidang, termasuk di dunia web.

Banyak browser yang telah mengadopsi fitur-fitur AI yang dapat meningkatkan pengalaman browsing anda, baik dari segi kenyamanan, kecepatan, maupun keamanan.

Dalam artikel ini, saya akan membahas lima browser yang memiliki kecerdasan buatan yang harus anda coba.

1. Copilot di Microsoft Edge

Microsoft Edge adalah browser bawaan Windows 10 yang memiliki banyak fitur menarik, salah satunya adalah Copilot.

Copilot adalah asisten AI canggih yang dikembangkan oleh Microsoft dan terintegrasi di berbagai sistem operasi dan aplikasi Microsoft.

Salah satu aplikasinya yang paling berguna adalah di browser Edge, di mana anda dapat menggunakannya untuk berbagai tugas.

Copilot memiliki tiga fitur utama: Chat, Write, dan Insights.

Chat memungkinkan anda berbicara dengan Copilot menggunakan bahasa alami, baik melalui teks maupun suara.

Anda dapat meminta Copilot untuk merangkum halaman web, menjawab pertanyaan anda, atau memberikan saran. Write membantu anda dengan tugas menulis, seperti menulis email, blog post, atau dokumen lainnya.

Copilot dapat memberikan koreksi, saran, dan ide untuk menulis dengan lebih baik. Insights memberikan informasi relevan berdasarkan halaman web yang sedang anda lihat, seperti statistik, grafik, atau fakta.

copilot microsoft edge

Untuk mengaktifkan Copilot, anda cukup mengklik ikonnya di pojok kanan atas browser, atau menekan tombol Ctrl+Shift+C. Anda juga dapat menghubungkan Copilot dengan akun Microsoft anda untuk sinkronisasi data dan preferensi.

2. Leo di Brave

Brave adalah browser yang berfokus pada privasi dan keamanan dengan pemblokir iklan dan pelacak bawaan, menjadikannya alternatif populer untuk Google Chrome.

Selain itu, Brave juga memiliki asisten AI bernama Leo, yang dapat anda gunakan dengan mengklik ikonnya di sidebar.

Leo menggunakan pemrosesan bahasa alami untuk memahami pertanyaan anda, dan memberikan respons yang relevan.

Baca Juga:  Apa itu Microsoft Copilot? Bagaimana Cara Menggunakannya

Anda dapat meminta Leo untuk merangkum halaman web, mencari informasi, atau membuka situs web tertentu. Leo juga dapat menyesuaikan diri dengan preferensi anda, dan belajar dari interaksi anda.

Leo juga memiliki fitur yang disebut Leo Mode, yang memungkinkan anda mengontrol browser dengan suara anda. Anda dapat mengaktifkan Leo Mode dengan mengucapkan “Hey Leo”, atau menekan tombol Ctrl+Shift+L. Dengan Leo Mode, anda dapat melakukan hal-hal seperti mengganti tab, menambahkan bookmark, atau mengatur volume.

3. Aria di Opera

Opera adalah browser yang menawarkan fitur-fitur berguna seperti VPN bawaan, pemblokir iklan, dan beberapa messenger populer seperti WhatsApp dan Telegram. Baru-baru ini, Opera juga mengikuti tren AI dengan asisten AI terintegrasi bernama Aria.

Aria adalah asisten suara yang dapat anda gunakan dengan menekan tombol mikrofon di bilah alamat, atau mengucapkan “Hey Aria”. Aria dapat membantu anda melakukan pencarian web, mengontrol pemutaran media, mengatur bookmark, dan lain-lain. Aria juga dapat berinteraksi dengan anda dengan cara yang ramah dan cerdas, dan memberikan respons yang sesuai dengan konteks.

Aria juga memiliki fitur yang disebut Aria News, yang memberikan anda berita terbaru dari berbagai sumber yang dipilih oleh Aria. Anda dapat memilih kategori berita yang anda minati, dan Aria akan membacakan berita untuk anda.

4. SigmaOS

SigmaOS adalah browser berbasis AI terbaru di daftar ini, sebuah browser Mac yang kaya fitur dan intuitif yang patut anda coba. SigmaOS menjanjikan pengalaman browsing yang baru, lebih baik, dan lebih cepat dengan mengelompokkan tab ke dalam ruang kerja yang dipersonalisasi untuk membantu anda tetap fokus.

SigmaOS juga memiliki fitur AI yang disebut Sigma, yang dapat anda akses dengan menekan tombol Cmd+Space. Sigma adalah asisten virtual yang dapat membantu anda dengan berbagai hal, seperti mencari informasi, membuka aplikasi, atau mengatur jadwal anda. Sigma juga dapat beradaptasi dengan kebiasaan anda, dan memberikan saran yang berguna.

Baca Juga:  Opera Meluncurkan Opera One dengan Fitur Kecerdasan Buatan (AI)

SigmaOS juga memiliki fitur lain yang menarik, seperti mode malam, mode pembaca, dan mode presentasi. SigmaOS adalah browser yang cocok untuk anda yang menginginkan browser yang cerdas, elegan, dan produktif.

5. Vivaldi

Vivaldi adalah browser yang sangat dapat disesuaikan dengan berbagai pilihan tema, tata letak, dan ekstensi. Vivaldi juga memiliki fitur AI yang disebut Smart History, yang memungkinkan anda menelusuri riwayat browsing anda dengan lebih mudah dan cerdas.

Smart History menggunakan algoritma pembelajaran mesin untuk mengelompokkan situs web yang anda kunjungi berdasarkan waktu, topik, dan frekuensi. Dengan begitu, anda dapat menemukan kembali halaman web yang anda cari dengan lebih cepat, atau menemukan situs web baru yang mungkin anda suka. Anda juga dapat melihat statistik browsing anda, seperti jumlah situs web yang anda kunjungi, waktu yang anda habiskan, atau kategori yang anda sukai.

Untuk mengakses Smart History, anda cukup mengklik ikon jam di sidebar, atau menekan tombol Ctrl+H. Anda juga dapat mengatur preferensi anda untuk Smart History, seperti menghapus riwayat tertentu, atau mengecualikan situs web tertentu.

Itulah lima browser yang memiliki kecerdasan buatan yang harus anda coba. Dengan fitur-fitur AI yang mereka tawarkan, anda dapat meningkatkan pengalaman browsing anda, baik dari segi kenyamanan, kecepatan, maupun keamanan.

Anda juga dapat berinteraksi dengan browser anda dengan cara yang lebih alami dan cerdas, dan mendapatkan informasi yang lebih relevan dan bermanfaat. Selamat mencoba!

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *