fbpx

Cara Jualan di TikTok dengan 9 Langkah Mudah

Dengan lebih dari 99 juta pengguna di Indonesia, TikTok menjadi media sosial yang terus diminati oleh masyarakat.

Selain tempat untuk mencari hiburan, TikTok juga telah mengubah pola belanja masyarakat yang biasanya belanja via marketplace kini mereka lebih suka belanja di TikTok.

Sehingga banyak brand yang saat ini sedang mencari cara memaksimalkan TikTok untuk mendukung bisnis mereka.

Jika Anda ingin jualan di TikTok, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, seperti memilih produk yang tepat, membuat TikTok Business Account, hingga aktif mempromosikan konten.

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara jualan di TikTok, sehingga brand Anda bisa mendapatkan cuan di TikTok.

Mari kita bahas satu per satu.

Apa itu TikTok?

TikTok adalah platform media sosial yang memungkinkan Anda membuat dan menonton video pendek dalam format portrait, mulai dari video hiburan hingga video edukasi.

Pengguna TikTok bisa menambahkan musik, sound effect dan berbagai filter ke video yang mereka buat, sehingga video menjadi lebih menarik.

Bagaimana Cara Jualan di TikTok?

Untuk mulai jualan di TikTok, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Tentukan target market

Data menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah pengguna TikTok terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

data pengguna tiktok di indonesia
Sumber: explodingtopics.com

Dan mayoritas penggunanya merupakan milenial dan Gen Z, itu artinya jika target market Anda adalah mereka, maka TikTok adalah tempat terbaik untuk mempromosikan produk Anda.

Sebaliknya, jika target market Anda bukan milenial maupun Gen Z, maka tidak disarankan untuk menggunakan platform ini untuk kegiatan bisnis.

2. Pilih produk yang tepat

Setelah Anda menentukan siapa target market Anda, langkah berikutnya adalah memilih produk yang tepat untuk mereka.

Untuk menentukan produk tepat atau tidak, Anda bisa melakukan market research, apa yang menjadi pain point audiens Anda, apa goal yang ingin mereka capai, dan apakah produk Anda bisa membantu mereka?

Ketika Anda mengetahui hal-hal tersebut, Anda akan dengan mudah mempromosikan produk Anda kepada mereka, karena mereka memang membutuhkan produk Anda.

Sebagai catatan, pastikan Anda tidak menjual produk-produk yang dilarang dijual di TikTok.

Supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari.

3. Buat akun TikTok

Ketika Anda sudah menentukan target market dan produk apa yang akan Anda jual, langkah selanjutnya adalah mulai memanfaatkan TikTok.

Buatlah akun TikTok melalui aplikasi yang bisa Anda download di PlayStore maupun AppStore. Selain itu, Anda pun bisa daftar melalui website mereka.

Baca Juga:  TikTok Business Account dan Creator Account, Mana Lebih Bagus?

Caranya mudah, jika Anda daftar melalui handphone, cukup buka aplikasi TikTok dan klik pada menu Saya di pojok kanan bawah, kemudian klik Sign Up / Daftar. Anda bisa daftar menggunakan nomor telepon, email, atau akun media sosial lain yang Anda miliki.

4. Ubah akun menjadi Bussiness Account

Saat Anda pertama kali membuat akun TikTok, secara otomatis akun tersebut adalah akun personal, yang perlu Anda lakukan adalah mengubahnya ke TikTok Business Account.

Cara mengubah TikTok personal menjadi TikTok Business Account:

  • Login ke aplikasi TikTok
  • Pilih menu Profil di pojok kanan bawah
  • Pilih menu Garis Tiga di pojok kanan atas
  • Pilih Setting and privacy
  • Pilih Account
  • Pilih Switch to Business Account

Setelah Anda berhasil mengubah akun personal menjadi akun bisnis, maka Anda akan mempunyai akses ke tools-tools yang bisa menunjang aktivitas Bisnis Anda di TikTok.

Selengkapnya, Anda bisa baca artikel kami sebelumnya tentang TikTok Business Account dan Creator Account, Mana Lebih Bagus?.

Setelah itu, usahakan untuk melengkapi profil Anda, seperti foto profil, alamat email, website, dan semua hal yang bisa Anda optimasi di halaman profil.

5. Koneksikan produk dengan akun TikTok

Setelah akun Anda siap, sekarang saatnya Anda mengoneksikan antara produk yang Anda akan jual dengan akun TikTok Anda.

Jika Anda mempunyai TikTok Shop, Anda bisa langsung mengoneksikannya dengan akun TikTok Anda.

Jika Anda belum mempunyai TikTok Shop dan menjualkan produk orang lain (reseller) dari marketplace, Anda bisa menyisipkan linknya di bio profil Anda.

Nantinya, orang yang ingin membeli produk Anda akan Anda arahkan untuk klik link yang ada di bio.

Selain itu, Anda pun bisa mengoneksikan toko online Anda dengan TikTok, seperti Shopify, BigCommerce dan WooCommerce dengan mengikuti panduan dari masing-masing platform.

6. Buat konten yang menarik

Setelah Anda berhasil menyambungkan antara produk Anda dan akun TikTok, kini saatnya Anda membuat konten yang menarik dan kreatif untuk mempromosikan produk Anda.

Konten yang Anda buat bertujuan untuk manarik perhatian audiens, menambah followers sekaligus meningkatkan brand awareness.

Jangan lupa untuk memberikan tag produk pada setiap konten yang Anda buat.

Jika Anda tidak memakai TikTok Shop, Anda bisa memberikan call-to-action agar audiens klik link yang ada di bio Anda untuk mulai belanja.

7. Engage dengan audiens

Tidak hanya membuat konten secara rutin, Anda pun harus engage dengan audiens Anda.

Baca Juga:  TikTok Gabung Tokopedia, Pemerintah: Ekosistem Digital Mesti Sehat

Sehingga audiens Anda akan merasa senang karena mereka merasa dihargai oleh Anda sebagai pembuat konten.

Selain itu, menjaga engagement dengan audiens secara otomatis akan meningkatkan engagement rate akun Anda.

Pastikan Anda selalu membalas komentar dari audiens, kalau bisa, balas komentar-komentar tersebut dengan membuat video baru, sehingga konten Anda akan lebih kaya.

Anda pun bisa memulai dengan cara memberikan komentar atau engage dengan akun lain, biasanya setelah itu akun tersebut akan engage balik ke akun Anda.

Intinya menjaga hubungan baik di TikTok sangatlah penting, apalagi jika Anda ingin jualan, karena salah satu syarat jualan laku adalah customer percaya terhadap penjualnya.

Dan menjaga hubungan baik akan meningkatkan kepercayaan tersebut.

8. Berpartner dengan influencer

Akan sangat challenging jika Anda memprosikan konten atau produk Anda sendirian, membutuhkan waktu lebih lama biasanya.

Maka dari itu, Anda bisa berpartner atau bekerjasama dengan influencer agar exposure brand Anda lebih meluas dengan bantuan mereka.

Anda bisa berpartner dengan influencer yang relevan dengan niche bisnis Anda. Kalau niche bisnis Anda adalah baju anak, Anda bisa mencar influencer yang sering membuat konten tentang ibu dan anak atau parenting secara umum.

Baca juga: Cara Menjadi Influencer TikTok untuk Pemula

9. Manfaatkan TikTok Ads

Langkah terakhir untuk memaksimalkan aktivtas promosi, Anda bisa memanfaatkan TikTok Ads.

Sebuah fitur yang memungkinkan Anda beriklan di TikTok dengan berbagai objective yang Anda inginkan, seperti reach, engagement, coversion, dll. Anda bisa pilih sesuai kebutuhan Anda.

Ada berbagai jenis iklan yang bisa Anda manfaatkan:

In-Feed Ads: Iklan yang muncul diantara video-video yang tampil ketika Anda scrolling di halaman For You.

Brand Takeover: Iklan yang muncul saat Anda pertama kali membuat aplikasi TikTok sebelum Anda menonton video-video lainnya.

Kesimpulan

TikTok adalah platform yang telah mengubah pola belanja masyarakat sekaligus menjadi tempat terbaik untuk mempromosikan brand atau jualan.

Jika target market Anda milenial dan Gen Z maka memanfaatkan TikTok merupakan sebuah keharusan, agar brand Anda mendapatkan customer yang tepat.

Itulah bagaimana cara jualan di TikTok, semoga melalui artikel ini Anda mendapat insight ketika hendak jualan di TikTok.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *